22/01/2018

Dumoli Rajagukguk : Ratusan Tahun Kami menunggu Air Bersih ini.

Selengkapnya

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan,  M. Si resmikan Air Bersih dan sehat serta menyerahkan kunci bedah rumah menjadi rumah sebanyak 4 (empat)  unit di Dusun III desa Hutaginjang, Kecamatan Muara,  Senin (22/01).

"Mari kita syukuri proses pembangunan yang pesat di Kecamatan Muara,  mulai dari jalan hotmix dari Bandara menuju Kota Muara sepanjang 14 km,  Dermaga Muara,  pembangunan air bersih dan sehat akan dilanjutkan ke Desa Papande. Mari kita bahu membahu menjadikan Tapanuli Utara yang sejahtera yang mandiri," ujar Bupati mengawali.

Dalam kesempatan itu,  Bupati juga menyampaikan agar kita menjaga dan memelihara pembangunan yang ada di daerah kita. "Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga karena itu untuk kita, untuk kebutuhan masyarakat, " ujar Bupati mengakhiri.

Pimpinan Water Mission Waha Mitra Asia Pasifik Daniel Sitorus dalam kesempatan ini menyampaikan sukacita yang luar biasa karena protek air minum senilai 1,1 milyar diterima orang yang tepat dan benar benar sangat membutuhkan.

"Saya tidak kenal masyarakat di sini,  saya tidak tahu dimana tadinya di Dusun III Desa Hutaginjang,  tetapi karena bapak Bupati Nikson selalu menyebut Hutaginjang yang membutuhkan air bersih yang selama ini diimpikan,  akhirnya saya turun.  Berbaur dengan masyarakat disini,  saya jatuh cinta karena antusias masyarakat disini luar biasa melalui gotong royong dalam pemasangan pipa.  Selanjutnya kami akan ke Desa Papande.  Air ini bukan air biasa,  tetapi air sehat yang telah di uji coba bagi 300 anak.  Dengan rutin meminum air ini, maka anak semakin cerdas.

Berterimakasihlah kepada Bupati Nikson  karena semangatnya yang luar biasa meyakinkan kami untuk membangun air bersih disini,  mari dukung program pembangunan pak Nikson Nababan untuk kemajuan masyarakat Tapanuli Utara," ujar Daniel mengahiri.
Mr.  Sean Mc. Swain,  PE Project Manager dalam kesempatan itu menyampaikan sambutannya mengenai kesan berada di Hutaginjang Tapanuli Utara.

"Saya kagum bagaimana Tuhan bekerja di daerah ini memiliki alam yang sangat indah.  Saya bersyukur memiliki kesempatan memuliakan Tuhan melalui pelayanan kepada masyarakat Hutaginjang," ujar Sean mengakhiri.

Wakil Ketua DPRD Reguel Simanjuntak dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kinerja Bupati Nikson memang luar biasa dan menyentuh seluruh lapiran masyarakat,  mari kita dukung program pembangunan pak Nikson hingga mencapai masyarakat Tapanuli Utara yang mandiri.
Tokoh masyarakat dan tokoh agama yang diwakili bapak Dumoli Rajagukguk menyampaikan  bahwa program pak Bupati ini sungguh luar biasa bagi kami.  "Ratusan tahun kami menunggu air bersih ini, saat ini telah terkabul saat kepemimpinan bapak.  Terimakasih pak,,  terberkatilah bapak dan tetap berlanjut pembangunan yang pro rakyat seperti ini, " ujar Dumoli mengakhiri.

Salah seorang utusan masyarakat Togi Simaremare menyampaikam kesaksiannya.   "Saya belum pernah lihat yang seperti ini. Air bersih dan sehat ini benar benar luar biasa.  Bukan hanya air minum ini,  tetapi jadi sehat karena cucu saya tadinya memiliki gatal dikulit tanga, begitu menggunakan air ini mandi sudah sembuh gatalnya.  Terimakasih pak Bupati,  sungguh betul betul bapak pemimpin bagi kami,  teruskan membangun untuk kaki rakyatmu pak, " ujar Togi mengakhiri.

Dalam laporannya,  Kadis Permukiman dan Perumahan Rakyat Budiman Gultom menyampaikan bahwa di samping air bersih dan sehat ini, di Dusun Hutaginjang ini ada juga dibangun pemerintah rumah yang belum layak huni menjadi layak huni sebanyak 4  (empat) unit.

Sumber: Facebook Drs Nikson Nababan MSi

05/12/2017

Sadis Ternak Kerbau Disiksa. Kaki Belakang Nyaris Putus

Selengkapnya
Potret se ekor ternak kerbau dengan kondisi kedua kaki belakang yang nyaris putus dan bagian punggung penuh dengan luka menganga akibat dihantam benda tajam, menyita perhatian dari sejumlag pengguna soaial media facebook.

Kejadian yang menurut pengguna sosial media sekaligus anggota keluarga dari pemilik ternak dengan akun facebook Maria Situmorang, berlokasi di Desa Sideak Kecamatan Palipi Kabupaten Samosir ini dan sesuai keterangan yang disampaikan Maria Situmorang, perlakuan sadis yang terjadi terhadap terak kerbau tersebut berawal saat ternak kerbau milik keluarga Maria Situmorang menghampiri tanaman salah satu warga setempat. Sementara pemilik lahan telah membuat suatu perangkap berupa jaring, akhirnya ternak kerbau tersebut terjaring lalu di bantai oleh pemilih lokasi tanaman.

Postingan Maria Situmorang yang di unggah ke facebook tersebut, sontak menuai ratusan komentar yang rata-rata berisi hujatan dan rasa iba terkait sejumlah luka sadis yang takpak jelas di foto yang di unggah sekitar pukul 20.00 (5/12).
Maria Situmorang juga menjelaskan bahwasanya postingan yang ternyata mendapat ratusan komentar tersebut, murni merupakan ungkapan perasaan selaku pemilik ternak.

Sejumlah pengguna facebook yang turut berkomentar di postingan facebook Maria Situmorang, sebagian besar merupakan anak rantau Bonapasogit yang tentu saja memiliki pengalaman saat menggembalakan ternak khususnya kerbau saat masih tinggal di kampung halaman.

Sebagaimana diketahui bahwa warga Bonapasogit umumnya memiliki ternak kerbau, selain dapat di jual dengan harga yang cukup mahal, ternak kerbau juga difungsikan sebagai alat untuk membajak lahan sawah jauh sebelum teknology pertanian dikenal di Bonapasogit.

Maka tak heran jika sejumlah anak rantau memiliki kisah unik masing-masing terkait kedekatan masa kecil mereka dengan ternak yang satu ini.

Melihat kejadian ini, sepertinya penegasan terkait Peraturan Desa tentang sanksi-sanksi terhadap pemilik ternak yang lalai dalam memelihara ternaknya perlu di perjelas. Agar perlakuan dengan menyiksa ternak secara sadis tidak terulang lagi di Bonapasogit. Sehingga Perdes tentang penertiban ternak dan sanksi yang di atur dalam perturan tersebut tak hanya sekedar pelengkap dalam struktur pemerintahan Desa di Bonapasogit.

28/11/2017

Berkonsep Wisata. Jalan Tol Tebing Tinggi Siantar Parapat Dibangun 2018

Selengkapnya
Setelah Danau Toba masuk dalam program pengembangan Kawasan Strategis Parawisata Nasional (KSPN), pembangunan infrastruktur di daerah maupun menuju daerah kawasan Danau Toba, kian gencar dilakukan oleh pemerintah. Mulai dari pembenahan dan pengembangan Bandara Silangit yang kini berstatus Bandara Internasional, Pembangunan Jalan Nasional hingga pembenahan sarana transportasi di kawasan Danau Toba.

Keseriusan pemerintah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba, juga terlihat dari kunjungan kerja orang nomor satu negeri ini ke daerah Sumatera Utara. Dan baru-baru ini juga, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR sudah mempersiapkan detail enginerring design (DED) jala. Tol Tebing Tinggi Pematang Siantar Parapat Tarutung Sibolga dengan panjang 200 Km. Sementara pembangunan jalan tol antara Pematang Siantar hingga Parapat, direncanakan menggunakan konsep jalan tol wisata karena letaknya berada di pinggir Danau Toba.

Rencana pembangunan jalan tol yang akan mempersingkat waktu tempuh Medan Danau Toba sekaligus mempermudah akses darat dari dan atau ke kawasan Danau Toba ini, direncanakan akan dimulai pada Taun 2018 mendatang dengan cara bertahap.

25/11/2017

32 Nama Calon Kepala Desa Dengan Perolehan Suara Terbanyak

Selengkapnya
Pemiliha Kepala Desa (Pilkades) serentak untuk 32 Desa dari 9 Kecamatan di Kabupaten Samosir, hari ini Sabtu 25 November 2017 berlangsung dengan Aman. Pilkades yang dilangsungkan hari ini, merupkan Pemilihan Kepala Desa gelombang pertama.

Dari informasi yang dikumpulkan oleh Bonpasnews, berikut nama-nama Calon Kepala Desa dengan perolehan suara terbanyak untuk sembilan kecamatan di Kabupaten Samosir:

1. Keamatan Onanrunggu
- Desa Sitamiang: Marsangkap Gultom

2. Kecamatan Nainggolan
- Desa Pananggangan: Jannes Sinaga
- Desa Pananggangan II: Rober Situmorang
- Desa Sipinggan: Dasro Rumapea
- Desa Janjimarapot: Tumpak Sibatuara

3. Kecamatan Palipi
- Desa Hutadame: Wasman Pandiangan
- Desa Pamutaran: Tomu Sitno Pandiangan
- Desa Sideak: Buntu Situmorang
- Desa Pallombuan: Rinson Sinaga

4. Kecamatan Sitiotio
- Desa Tamba Dolok: Darman Tamba
- Desa Parsaoran: Marisan Tamba
- Desa Janji Maria: Wolton Lamboya Tamba

5. Kecamatan Pangururan
- Desa Sialanguan: Kornedi Situngkir
- Desa Siopat Sosor: Edison Turnip

6. Kecamatan Sianjur Mulamula
- Desa Sianjur Mulamula: Pardingotan Sagala
- Desa Habeahan Naburahan: Awal Habeahan

7. Kecamatan Harian
- Desa Hariara Pohan: Piatur Sihotang
- Desa Siparmahan: Bertua Sihotang
- Desa Hutagalung: Benget Sitinjak
- Desa Janji Martahan: Patam Pasaribu
- Desa Hariara Pintu: Hannes E Sihotang

8. Kecamatan Ronggur Nihuta:
- Desa Sijambur: Judiman Naibaho

9. Kecamatan Simanindo
- Desa Tanjungan: Donator Situmorang
- Desa Parbalohan: Tommy Nainggolan
- Desa Huta Ginjang: Rinsan Situmorang
- Desa Simanindo Sangkal: Sahat Sidabalok
- Desa Parmonangan: Gimbet Situmorang
- Desa Unjur: Djannen Ambarita
- Desa Tomok Parsaoran: Mangiring Tua Sidabutar
- Desa Siallagan Pindaraya: Ojahan Tambunan
- Desa Marlumba: Mula Timbul Napitu
- Desa Simanindo: Robert Sidauruk

Bersaing Dengan Wajah-Wajah Baru, Ketiga Petahana Ini Menang Pilkades Di Nainggolan

Selengkapnya
Pesta rakyat tingkat Desa untuk 32 Desa dari 9 Kecamatan di Kabupaten Samosir berlangsung hari ini (25/11). Selainwajah lama, terdapat sejumlah wajah-wajah baru yang meramaikan bursa calon Kepala Desa. Namun sepertinya, kehadiran wajah-wajah baru di sejumlah Pemilihan Kepala Desa yang berlangsung di Samosir, harus bersabar untuk menunggu kesempatan baik bagi mereka jadi pemimpin Desanya.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Nainggolan, dari tiga Desa hasil pemekaran yang turut melakukan Pemilihan Kepala Desa hari ini, ketiganya dimenangkan oleh calon yang juga merupakan incumbent. Sementara untuk Desa Pananggangan, hari ini resmi memilih Kepala Desa baru setelah Pilkades periode lalu mengalami kekosongan karena Calon Tunggal yang bertarung pada masa itu kalah oleh Peti Suara kosong.

Berikut nama-nama Calon Kepala Desa yang memperoleh suara terbanyak untuk4 Desa di Kecamatan Nainggolan:

1. Desa Sipinggan: Dasro Rumapea
2. Desa Janjimarapot: Tumpak Sibatuara
3. Desa Pananggangan: Jannes Sinaga
4. Desa Pananggangan II: Rober Situmorang

24/11/2017

Jokowidodo: Silangit Adalah Gerbang Untuk Marsipature Hutanabe 

Selengkapnya
Didampingi sejumlah Menteri dan Kepala Daerah, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo resmikan Bandara Internasional Silangit.

Sekitar pukul 09.48 WIB pagi tadi (24/11) Presiden Jokowi beserta rombongan bertolak menuju Bandara Silangit menggunakan helikopter Super Puma TNI Angkatan Udara. Kehadiran Presiden Jokowi di Bandara Silangit bersama rombongan disambut dengan tari tradisional Batak. Usai melihat sejumlah fasilitas di Bandara Silangit, Jokowidodo resmikan Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional. Namun dalam hal ini, ada yang unik pada sesi acara peresmian Bandara Internasional Silangit, dimana dalam sambutannya, Presiden menggunakan bahasa Batak Toba.

"Bukka ma pittu, bukka ma harbangan. Ai nunga rade Labuan ni hopal habang Internasional" ucap Jokowi dalam sambutannya yang langsung disambut tepuk tangan oleh para hadirin yang ikut hadir dalam acara tersebut.

Kemudian Presiden melanjutkan sambutannya yang lagi-lagi menggunakan bahasa Batak "Pidong na habang, pasarma barita on tu luat portibi," katanya.

Di akhir sambutannya, Presiden Jokowidodo mengucapkan "Horas tondi madingin pir tondi matogu, mauliate".