14/09/2017

Satu Dari 4 Pelaku Pembunuhan Di Desa Harian, Masih Buron

Rusni Lumban Raja, warga Desa Harian Kecamatan Onan Runggu Kabupaten Samosir, merupakan korban pembunuhan dan perampokan  yang terjadi pada tanggal 24 Desember 2016 silam. Kejadian tragis yang menyisakan kesedihan mendalam bagi kelyarga yang ditinggal, hingga hari ini ternyata masih belum tuntas.

Pasalnya, salah satu dari empat pelaku tindakan pembunuhan terhadap nenek berusia 70 tahun itu, hingga saat ini masih berstatus dpo alias belum berhasil di bekuk oleh aparat Kepolisian. Sementara 3 pelaku lainnya, sudah berhasil diringkus dan di kenai Pasal 340 subs Pasal 338, subs Pasal 365 jo 55 dan 56 KUHP.

Melalui media sosial facebook, salah satu anggota keluarga korban yakni Astrony Sihotang menyampaikan keluhan terkait belum ditangkapnya Willi Hutabalian (19), selain menyampaikan kekecewaannya terhadap para penegak hukum, Asrtony Sihotang juga membagikan foto Willi Hutabalian yang dibubuhi harapan agar para pengguna facebook yang mengenal Wlli Hutabalian sosok salah satu pelaku pembunuhan terhadap Rusni Lumba Raja, segera memberitahukan keberadaannya.

Sebelumnya, jelang akhir tahun 2016 lalu, kabar pembunuhan terhadap seorang nenek berusia 70 tahun di Desa Harian Kecamatan Onan Runggu, cukup menggemparkan. Pembunuhan keji yang dilakukan oleh 4 remaja, dimana 3 dari ke 4 pelaku masih merupakan warga Desa Harian itu, tergolong sadis.

Sesuai hasil interogasi yang dilakukan oleh pihak Polres Samosir kepada ketiga pelaku yang berhasil dibekuk, para pelaku tidak hanya melakukan perampokan, bahkan setelah korban tak bernyawa, pelaku LH menyetubuhi korban.
Kejadian yang menimpa Rusni Lumban Raja itu, tentu bukan hal yang mudah diterima oleh para keluarga korban, belum lagi pengusutuan terhadap salah satu pelaku yang masih buron itu, tak kunjung tuntas hingga saat ini.

Artikel Terkait

Untuk kritik dan saran terkait tulisan ini, hubungi kami melalui kotak yang tersedia. Salam Bonapasogit. Terimakasih