Monday, 23 April 2018

Fakta Diantara Keamanan, Diblokir dan Tutupnya Facebook

Penyalahgunaan data pribadi 50 juta pengguna Facebook oleh pihak ketiga atau Cambridge Analytica untuk kepentingan politik Amerika Serikat, memicu keluarnya ancaman pemblokiran layanan sosial media facebook di Indonesia oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.
Menurut Rudiantara, pemblokiran facebook tersebut akan berlaku jika data pribadi pengguna facebook di Indonesia disalah gunakan dan jika penyebaran berita palsu jelang penyelenggaraan Pemilu 2019 mendatang gagal dihentikan.

Anehnya, informasi terkait sanksi yang dilayangkan oleh pihak Kemenkominfo malah memicu penyebaran berita palsu alias hoax terkait facebook semakin marak. Bukan hanya isu penutupan facebook saja, hoax terkait aman tidaknya akun facebook juga beredar.
Tidak sedikit yang dengan mentah-mentah mempercayai hoax terkait isu keamanan akun facebook dan penutupan facebook yang viral di facebook itu sendiri hingga ratusan ribu pengguna facebook di tanah air ikut melakukan perintah hoax yang meminta pengguna untuk mengetik sejumlah informasi yang sebernarnya adalah palsu belaka.

Tidak hanya mengikuti perintah hoax lewat kolom komentar. Banyak juga pengguna facebook yang turut membagikan informasi palsu tersebut di beranda facebook mereka hingga memicu kekhawatiran sejumlah pengguna facebook lainnya.
Jika dilihat dari hoax terkait keamanan dan penutupan facebook yang berseiwiran di sosial media khususnya facebook. Perintah untuk mengetik @ [4: 0] atau huruf BFF di kolom komentar, diyakini oleh penyebar hoax dapat memastikan aman tidaknya akun facebook dari peretas dan atau dari sanksi pemblokiran.

Sementara jika ditelusuri, perintah tersebut merupakan kode yang terdapat dalam aplikasi facebook dengan fitur yang memiliki fungsi untuk menambah tampilan lebih menarik pada aplikasi facebook. Dan tentu perintah-perintah yang justru disalah gunakan oleh pihak penyebar hoax tersebut sama sekali tidak ada kaitannya bagi  keamanan pengguna akun faceook terlebih-lebih untuk rencana pemblokiran facebook sebagaimana informasi yang baru-baru ini disampaikan oleh Kemenkominfo.



Artikel Terkait


EmoticonEmoticon