Thursday, 17 May 2018

Berita Teroris Singgah Di Simpang 3 Nainggolan? Ini Penjelasan Polsek Nainggolan

"Bagi bapak ibu semua, terkhusus yang ada di Kecamatan Palipi, Nainggolan dan Onan Runggu. Mari kita waspada, karena 2 minggu kemarin, salah seorang temanku pernah melihat teroris wanita inisial Anggi Indah Kusuma ini di salah satu kedai simpang 3 milik marga Parhusip, Nainggolan. Dia mengaku boru Baho dari Tanjung Bunga. Mamanya ngajar di SMP 2 Pangururan, datang ke Nainggolan dengan alasan mau cari kost di Nainggolan karena mau sekolah di SMAN 1 Onan Runggu. Padahal logikanya banyak sekolah SLTA di Pangururan. Maaf fhoto ini baru ku tanggapi dan ku share, karena baru ku konfirmasi ternyata fhoto yang di WA kita persis wajahnya dengan wanita inisial Anggi Indah Kusuma ini".



Demikian isi postingan dalam sebuah grup whatsapp Guru Pak Kab.Samosir yang disertai sebuah fhoto namun keterangan waktu postingan tersebut tidak terlihat dengan jelas. Postingan yang awalnya viral di jejaring sosial whatsapp tersebut, akhirnya di unggah oleh salah satu pengguna facebook yang kemudian semakin viral karena dibagikan oleh netizen.
Informasi terkait postingan itupun akhirnya menimbulkan keresahan masyarakat khususnya para netizen yang melihat berita tersebut di beranda facebook mereka. Hingga sejumlah pertanyaan mencuat di kalangan warga Nainggolan, Onan Runggu dan Palipi terkait benar tidaknya berita viral itu.

Rabu 16 Mei 2018, kabar yang meresahkan warga Bonapasogit tersebut akhirnya sampai ke pihak Kepolisian Sektor Onan Runggu yang beralamat di Kecamatan Nainggolan. Personil Kepolisian Sektor Onan Runggu dengan cepat melakukan penelusuran.
Kamis 17 Mei 2018, pihak Polsek Nainggolan memberikan klarifikasi langsung kepada Kepala Desa Lurah melalui Rapat Koordinasi yang bertepatan di gelar hari ini di Kantor Camat Nainggolan. Polsek Nainggolan, melalui Aipda Binsar Sihombing, menyampaikan bahwa berita yang viral di media sosial facebook terkait Anggi Indah Kusuma yang disebut sebagai teroris dalam sebuah postingan grup whatsapp Guru Pak Kab.Samosir adalah tidak benar alias hoax karena pihak Polsek Nainggolan sudah melakukan penelusuran.

Akibat postingan yang menimbulkan keresahan warga Bonapasogit itu khususnya warga Kecamatan Palipi, Nainggolan dan Onan Runggu, pihak Kepolisian Sektor Onan Runggu-Nainggolan meminta agar pihak yang sudah terlanjur membagikan berita hoax tersebut segera menghapus postingannya dan berharap agar tidak mudah di hasut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab terlebih dalam membagikan postingan atau berita hoax.



Artikel Terkait