Thursday, 24 May 2018

Tinggal Di Perantauan. Lima Potret Unik Ini Dapat Mengingatkan Anda Akan Kampung Halaman.

Faktor ekonomi menjadi salah satu dari beberapa faktor lainnya mendorong seseorang atau warga Bonapasogit untuk pergi dari tempat asal atau kelahirannya menuju tempat lain. Dan merantau merupakan hal yang paling dominan dilakukan oleh warga Bonapasogit agar kelak dikemudian hari, ia mampu memperoleh pekerjaan yang dapat meningkatkan taraf hidupnya.

Dari beberapa etnis di tanah air, orang batak toba merupakan salah satu etnis yang jumlah perantaunya cukup signifikan. Dan suku batak juga cukup terkenal dengan karakternya yang mudah menyesuaikan diri atau mudah bergaul di lingkungan dimana mereka merantau.
Tinggal dengan waktu yang cukup lama di perantauan, tentu mingisahkan kerinduan yang dalam. Namun hal itu bukanlah mudah, karena faktor waktu dan jarak yang bisa saja membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit.

Namun di era yang kini kian canggih, kerinduan akan kampung halaman, baik terhadap orang tua maupun sanak saudara cukup terobati berkat alat komunikasi yang semakin modern dengan biaya terjangkau.
Bagi sebagian besar anak rantau bonapasogit, tentu tidak serta merta lupa akan kebiasaan ketika mereka tinggal di kampung halaman. Salah satu diantaranya adalah masalah makanan. Karena makanan yang dulu dengan mudah mereka temukan di kampung halaman, belum tentu mudah mereka dapatkan di perantauan.
Dari sekian banyak jenis makanan yang dulu dengan mudah mereka temukan di bonapasogit, 5 hal ini merupakan makanan yang paling banyak di rindukan oleh anak rantau.

1. Ikan Asin Bakar atau Gulamo Natinutung.

2. Susu Kerbau atau Dali/Susu Nihorbo.

3. Mie atau Mi Gomak.

4. Ubi Bakar atau Gadong Natinutung.

5. Air Rebusan Nasi atau Purik.



Artikel Terkait